Feeds:
Tulisan
Komentar

-Dalam Ilmu Fisika-

Kemampuan suatu benda untuk melakukan suatu usaha dalam bentuk gerak dinamakan energi. Dalam ilmu fisika, satuan energi yang lazim digunakan adalah Joule. Sedangkan dalam SI, satuan energi juga dinyatakan dalam satuan kalori (kal). James Joule menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kalori dan joule, yakni 1 kal = 4,18 J, atau lazim dibulatkan menjadi 1 kal = 4,2 J. Energi dapat berubah bentuk dari satu bentuk energi ke bentuk energi yang lain. Akan tetapi merskipun bisa berubah, energi adalah kekal. Hukum kekekalan energiĀ  menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, akan tetapi energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Secara umum, energi juga bisa dibagi mendjadi berbagai macam dan jenis, yakni:

– energi potensial

– energi angin

– energi kinetik/knetis

– energi kimia

– energi panas

– energi nuklir

– energi air

– energi gas bumi

– energi batu bara

– energi matahari

– energi listrik

– energi minyak bumi

– energi ombak

– energi gelombang

– energi mekanik/mekanis

– energi listrik

– energi cahaya

– energi atom

– energi pasang

– energi surut

Konduktor dan Isolator

Konduktor dan Isolator
Tidak semua zat dapat menghantarkan listrik dengan baik. Berdasarkan konduktivitasnya terhadap arus listrik, zat dapat dibedakan menjadi konduktor dan isolator. Zat yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik disebut konduktor. Konduktor banyak memiliki elektron bebas. Contoh konduktor antara lain: tembaga, besi, aluminium, batang arah (karbon), elektrolit dan sebagainya. Zat yang tidak dapat (sukar) menghantarkan arus listrik disebut isolator. Isolator tidak memiliki elektron bebas. Contoh isolator antara lain: karet, plastik, karton, mika, udara, air, minyak, kaca dan sebagainya.
Pada tegangan tinggi, isolator adakalanya bias berfungsi sebagai konduktor. Itu sebabnya mengapa arus listrik dapat berpindah dari awan yang satu ke awan yang lain pada saat terjadi kilat. Pada hal, seperti kita ketahui udara adalah merupakan isolator.
Bahan yang dapat bersifat konduktor namun terkadang berganti sifat menjadi isolator dinamakan bahan semi konduktor. Bahan ini digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan komponen listrik. Contohnya germanium atau silikon.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!